APA YANG DI MAKSUD DOPPELGANGER?
Doppelganger adalah suatu hal yang masih menjadi misteri.
Apa sih sebenarnya Doppelganger itu? Doppelganger adalah penampakan dari wajah seseorang yang masih hidup, biasanya merupakan suatu pantulan tetapi bukan pantulan dari cermin, air dan sebagainya.
Doppelganger bukan merupakan suatu bayangan. Doppelganger biasanya terlihat oleh orang itu sendiri, karena Doppelganger merupakan sebuah pantulan. Doppelganger orang tersebut akan memberi nasihat seputar masa depan orang yang melihatnya. Biasanya, orang yang melihat Doppelganger akan mati beberapa hari, bebera bulan atau beberapa tahun setelah ia didatangi oleh Doppelganger-nya.
CERITA DOPPELGANGER
Anna adalah gadis berusia 13 tahun yang cantik dan pintar ia merupakan anak dari kepala desa di desanya. Banyak orang yang mengaguminya di usia nya yang masih belia.
Ia juga merupakan gadis yang gemar menggambar dan juga menulis, suatu pagi ayahnya memberikannya buku diary, sontak ia menjadi sangat senang dan selalu menulis dan menggambar apa yang terjadi kepada dirinya.
Bertahun-tahun berlalu kegemaran Anna terhadap menulis dan menggambar kini telah menjadi hobinya. Namun sikapnya aneh belakangan ini. Ia seperti ketakutan akan sesuatu.
Beberapa hari setelahnya ia di temukan tidak bernyawa di kamarnya, walaupun ia di temukan dalam kondisi wajar tetapi keluarga tidak terima atas kepergiannya yang begitu mendadak.
Pihak keluarga terima atau tidak atas kepergian Anna, jasad Anna harus segera dimakamkan. Banyak orang yang yang membantu saat pemakaman Anna dan setelahnya.
Pada malam setelah pemakaman Anna, ibu dari Anna menangis di kamar anaknya itu dan ditemani oleh teman wanitanya. Lalu teman dari sang ibu tidak sengaja menemukan buku diary Anna.
Teman dari ibu nya Anna pun membuka buku itu selembar demi selembar, pada awal nya tidak ada yang aneh pada buku itu hanya ada gambar yang indah dan goresan tinta yang rapi (tulisan yang bagus).
kemudian saat di buka halaman terakhir buku diary Anna, teman dari ibu Anna terkejut. Di dalam buku itu terdapat gambar yang di buat oleh Anna, gambar tersebut adalah gambar dirinya sedang terbaring di ranjang tempat tidur nya dengan wajah yang menyeramkan dan di belakang gambar itu bertuliskan "aku melihat diriku sendiri namun bukan di cermin atau di genangan air, ia membuatku ketakutan". Anna juga menuliskan "aku melihat diriku sendiri terbaring di ranjang tempat tidurku dengan wajah pucat dan itu selalu menghantuiku".
Jika tak ada buku diary itu mungkin keluarga tidak akan pernah tahu apa yang terjadi pada Anna.
Banyak yang meyakini bahwa apa yang dialami Anna adalah khayalan belaka, tetapi sebagian orang tak berfikir demikian.
cerita diatas hampir sama seperti kisah dari Doppelganger yang pernah dialami oleh Elizabeth I, ia merupakan ratu yang berkuasa di Inggris pada tahun 1558-1603 M. Ia dikenal sebagai orang yang berkarisma, cerdas, dan berwibawa. Suatu hari ia mengaku bahwa ia melihat Doppelganger dirinya yang berbaring tak bergerak di ranjang bagaikan mayat. Hal itu terus menerus menghantui dirinya karena merupakan pertanda kematian.
Akan tetapi, dikatakan bahwa hal tersebut hanya sebuah halusinasi semata karena dirinya sudah tua. Namun, ternyata Elizabeth I meninggal tidak selang beberapa lama setelah ia melihat Doppelganger dirinya.
Tidak hanya ratu Elizabeth I loh friend yang pernah mengalami Doppelganger ini. Ada beberapa orang terkenal yang juga pernah mengalami Doppelganger sebelum kematiannya, seperti Abraham Lincoln, Johann Wolfgang, Percy bysshe shelley, Caterine the great dan lainnya.
Doppelganger masih belum bisa dijelaskan secara medis atau apapun akan tetapi Ilmu sains, peneliti dan ilmuwan menganggap bahwa fenomena melihat seseorang yang memiliki kemiripan persis seperti dirinya sendiri dan tidak memiliki bayangan, serta tidak bisa dilihat oleh orang lain, sebagai gejala dari schizoprenia. Ada juga yang menyebutnya sebagai gangguan pada otak yang disebabkan adanya stimulasi bersifat elektrik. tetapi banyak masyarakat yang meyakini bahwa Doppelganger ialah pertanda buruk dan tidak berkaitan dengan gejala schizophrenia tersebut.
Ada pula yang berpendapat bahwa Doppelganger sebenarnya adalah kemiripan kita dengan orang lain yang tidak memiliki hubungan darah dengan kita, contohnya seperti kisah dari NIAMH GEANEY DAN KAREN BRANIGAN. Keduanya memiliki wajah dan gaya rambut yang sangat mirip. Niamh Geaney menemukan ‘kembarannya’ sebenarnya dibantu oleh salah satu acara di TV. Mahasiswa asal Dublin ini mengikuti acara “ Twin Strangers” dan bertemu dengan Karen Branigan. Saat bertemu keduanya benar benar mirip, seperti saudara kembar sungguhan.
Bagaimana menurut kalian nii friend?? Apakah kalian lebih percaya Doppelganger sebagai pertanda buruk, gejala dari schizoprenia atau kembaran tidak sedarah.
Komentar
Posting Komentar